Pengelola Masjid Nabawi: Bangsa Indonesia Tahu Aturan Ditulis oleh: Naufal, 29 September 2017

WAHANAHAJIUMRAH.COM,  --  Sahabat Wahana, Pada musim haji tahun ini, sekitar 220 ribu jamaah haji Indonesia beribadah di Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi. Jamaah Indonesia datang ke Masjid Nabawi secara bergelombang. Pengelola Masjid Nabawi memuji sikap dan pengaturan terhadap jamaah haji Indonesia.

Direktur Hubungan Masyarakat Masjid Nabawi Abdul Wahid Al-Hetab mengatakan, Indonesia termasuk salah satu pihak yang mendapatkan prioritas di Nabawi. Salah satu sebabnya, jumlah jamaahnya paling banyak. Bahkan tahun ini, Indonesia merupakan pengirim jamaah haji terbanyak di dunia.

Ia berpandangan, jamaah haji Indonesia sangat tertib dan taat. Bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan baik. "Bangsa Indonesia tahu aturan. Saya tidak bisa menyampaikan dengan istilah lain. Subhanallah, sangat baik. Terutama soal perpindahan jamaah dan ibadah," kata Al-Hetab.

Wahid menerangkan, untuk mengakomodasi kepentingan jamaah, pengelola masjid membuka majelis atau ceramah bermacam bahasa. Termasuk di antaranya ceramah bahasa Indonesia. Penceramah merupakan mahasiswa atau pakar. "Kajiannya soal tauhid, tafsir, fikih, sejarah nabi, syariah, ibadah dan haji," ujarnya.

Dia juga bercerita tentang sejarah masjid dan upaya-upaya yang dilakukan untuk menyambut jamaah haji maupun umrah. Misalnya soal 250 payung elektrik di halaman masjid, 100 pintu untuk akses ke bangunan masjid, hingga fasilitas seperti tempat parkir dan soundsystem. "Semua dibuat penguasa (raja), dari zaman ke zaman, untuk jamaah yang datang ke Nabawi," ujarnya.

Dijelaskan Wahid, pembangunan dan perluasan dari satu penguasa ke penguasa lain. Menurutnya, masjid kian modern di tangan Raja Salman. Sebagai tambahan informasi, jamaah Indonesia berada di Madinah dalam dua gelombang. Jamaah gelombang pertama tiba di Madinah pada akhir Juli 2017. Setelah delapan sampai sembilan hari, mereka bergeser ke Makkah. Usai puncak haji, jamaah terbang ke Tanah Air.

Sementara, pada saat bersamaan, jamaah gelombang kedua yang sebelumnya mendarat di Jeddah, bergerak dari Mekah ke Madinah pada 6-26 September 2017. Mereka akan pulang ke Tanah Air melalui Madinah sejak 21 September - 6 Oktober 2017.

Jamaah haji Indonesia di Nabawi untuk melaksanakan ibadah arbain (salat lima waktu tanpa putus sebanyak 40 kali). Selain itu, mereka juga berziarah ke sejumlah tempat seperti Jabal Uhud, Masjid Quba (masjid pertama yang dibangun Rasulullah), Masjid Qiblatain (masjid 2 kiblat), dan lain-lain.


ARTIKEL TERKAIT

Wahana Haji Umrah
Wahana Haji Umrah