Antara Masalah dan Pilihan Hidup Ditulis oleh: Naufal, 20 Oktober 2016

Hidup itu pilihan kata Allah, Faman sya`a fal yu`min waman sya`a fal yakfur… barang siapa yang mau beriman, maka silahkan memilihnya, dan barang siapa yang memilih jalan kekafiran, maka silahkan juga memilihnya. Namun pilihan yang baik senantiasa Allah berikan alternatifnya. silahkan manusia memilih kekafiran, namun jalan keimanan Allah bentangkan seluas-luasnya, silahkan manusia memilih kemaksiatan, namun jalan ketaatan Allah buka selebar-lebarnya, begitulah hidup, senantiasa dihadapkan pada pilihan-pilihan, hidup itu tidak boleh tidak memilih sebab jalan itu hanya ada dua.

            Tidak mau berinteraksi dengan orang lain karena takut terfitnah adalah pilihan hidup, namun Allah juga memberikan pilihan bahwa berinteraksi dengan orang lain lalu bersabar dengan fitnah-fitnah yang muncul dari dalamanya, itu jauh lebih baik daripada pilihan yang pertama.

Pilihan kedua sengaja Allah menjadikannya lebih baik, sebab dalam berinteraksi dengan orang lain itu akan muncul, rasa syukur, sabar, tahan banting, keluh kesah, terlihat siapa para pengkhianat dan orang yang tulus, juga akan diketahui siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang hanya mengaku-ngaku beriman.

Dan dari sinilah akan muncul sikap menggantungkan harapan dan tawakkal hanya kepada Allah SWT, Allah-lah tempat mengadu dan berkeluh kesah, Allah-lah tempat meminta perlindungan, Allah-lah tempat menyerahkan urusan para pengkhianat dan orang orang munafik.

Karenanya teruslah berinteraksi dengan orang lain, dipasar, dikantor, dikampus dan di semua lapangan kerja, sebab dari interaksi-interaksi inilah kita akan mengetahui masalah hidup, dan dari masalah hidup yang muncul, akhirnya kita kembalikan kepada tempat bermuaranya seluruh permasalahan manusia dan alam semesta, Allah SWT.


ARTIKEL TERKAIT

Wahana Haji Umrah
Wahana Haji Umrah