Tanya Ustadz

Pertanyaan :

Novi | 2017-11-27 06:06
Assalamualaikum ustad. Saya ingin bertanya apakah benar jika seorang anak yang dilahirkan dari hasil perbuatan zina. Ketika si anak sudah besar dan akan menikah. Apakah dia memiliki hak wajib ayahnya sebagai wali? Atau tidak memiliki hak wali ayah?

 

Ustadz Syaff

Saudari Novi yang baik hati 


Jika seseorang lahir dari hasil hubungan zina, maka jika anak tersebut seorang wanita maka wali nya adalah pemerintah, karena ada  hadist nabi yang menyebut  "Pemerintah adalah wali bagi seseorang yang tidak memiliki wali" . 


Anak yang dilahirkan dari hasil perbuatan Zina tidaklah bisa dinisbahkan walinya kepada bapak boilogisnya, sebab anak itu secara agama baru sah saat laki-laki telah mengucapakan ijab Qabul pernikahan dihadapan wali wanita, dan karena anak zina tidak memiliki wali maka walinya adalah pemerintah, jika pemerintahannya mayoritas non mulsim maka walinya adalah kepala lembaga islam seteempat, jika tak ada maka pimpinan masjid setempat.


Saudari Nopi yang baik 


Semoga hukum yang sangat berat ini menjadi pertimbangan bagi para wanita dan laki-laki untuk jangan sampai jatuh dalam perbutan zina, sebab yang dirugikan adalah anaknya, anak tak pernah memesan dirinya untuk lahir dari perbuatan zina, karenanya berhati hatilah dan mari terus memohon kepada alloh agar kita dan juga keluarga kita senantiasa dijaga dari perbuatan maksiat ini.


Demikian jawaban kami semoga berkenan.

Komentar

MFWEN

 
Contoh: Paket umrah bulan desember
Tutup