Ibadah itu Menenangkan dan Mensejahterakan
Naufal, 20 Oktober 2016

Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepada Nya, dengan ibadah yang totality kepada Allah, maka manusia akan selamat di dunia dan akhirat, juga akan dibangkitkan bersama orang-orang shalih, baik dari golongan para nabi dan rasul, orang-orang jujur dan yang shalih.

Jika ibadah manusia baik kepada Allah, maka tak mungkin Allah akan membiarkan hambanya kelaparan dan jatuh dalam kemiskinan, itulah sebabnya seorang muslim senantiasa harus terus menjaga shalatnya, menjaga bakti pada orang tuanya, menjaga silaturrahimnya terhadap sesama.

Salah seorang salaf yang shalih pernah mengatakan, “ Demi Allah, aku tak pernah peduli dengan harga yang kian melambung, walau seandainya harga satu biji gandum dengan seribu dinar, akupun tak akan pernah risau dan galau, aku hanya diperintahkan Allah untuk menyembahanya secara total, diperintah berbuat baik terhadap sesama, jangan berbuat aniaya dan maksiat, maka Allah telah berjanji, pasti akan memberikan rezekinya padaku, aku sangat percaya dan akan senantiasa memegang janji Allah itu, dan pasti Allah juga akan memegang janjinya kepada manusia ”.

Dan jika ibadah seorang muslim itu baik, maka tak mungkin Allah membiarkan seorang muslim menjadi galau, gelisah dan juga stress, karenanya seorang muslim harus tetap menjaga bacaan Qur`an-nya, menjaga dzikirnya dan juga menjaga sholawatnya kepada baginda nabi SAW.

Jika muslim total dengan ibadahnya, maka Allah pasti akan memberikan ketenangannya, kedamaiannya dan ketentramannya, apalagi ketika ia mengucap zikir, la haula wala quwwata illa billah, tiada daya dan upaya kecuali atas izin dan kehendak Allah SWT, HasbunAllah wa ni`mal wakil, ni`mal maula wa ni`man nashir, cukuplah bagiku Allah, Allah-lah sebaik-baik pelindungku dan juga sebaik-baik penjagaku.(SF/TimRed Wahana)

Informasi Terkait

 
Contoh: Paket umrah bulan desember
Tutup