Belajar ikhlas dan Ridha atas Musibah Ditulis oleh: Naufal, 02 November 2016

Sahabat Wahana yang solih dan solihah.. Hidup ini senantiasa Allah pergilirkan, kadang bahagia, kadang sedih, kadang sehat, kadang sakit, dan begitulah seharusnya. Musibah itu tak memandang, orang baikpun terkadang diberi cobaan, dan musibahnya bahkan terkadang lebih. Ketahui dan yakinilah bahwa musibah tidaklah bertujuan untuk menyiksa manusia, namun musibah diberikan untuk meguji keimanan, ketawakkalan dan kesabaran manusia.

Jika manusia ridha, sabar, ikhlas dan bertawakkal dengan musibah yang terjadi maka Allah juga akan ridha dan ikhlas dengan hamba yang diberi musibah tersebut, demikian juga sebaliknya jika manusia tidak Ridha dan ikhlas dengan ujian dan musibah yang Allah berikan maka Allah juga akan murka dan tidak Ridha terhadapa hamba tersebut.

Dalam Atsar disebut bahwa kelak dihari kiamat, Manusia akan dikelomkokkan menjadi dua kelompok besar untuk dihisab, kelompok pertama begitu cepat dihisabnya, tidak lama, bahkan hanya beberapa saat saja, sementara kelompok yang kedua dihisab dengan begitu sanagat teliti, lama sekali dan sangat detail dan teliti, merekapun bertanya, mengapa hisabnya begitu sangat lama dan mendetail sementara kelompok yang pertama tadi begitu cepat dan sederhana.

Dikatakan kepada mereka bahwa, kelompok pertama yang dihisab cepat tadi adalah mereka yang didunia, banyak diuji, diberi musibah dan diberi masalah, namun mereka senantiasa Ridha dan ikhlas dengan ujian-ujian dan musibah tersebut, dan kini diakhirat mereka dibalas dengan balasan yang sangat luar biasa.

Karenanya, berbahagialah orang yang diberi musibah lalu Ridha dan ikhlas dengan musibah dan ujian yang ada, sebab begitu besar dan dahsyat balasan yang diberikan untuk mereka yang Ridha dan bersabar, ini bukan berarti meminta musibah datang dalam hidup, tetap berdoa agar dihindarkan dari musibah, namun saat musibah itu menghampiri, tidak ada ucapan dan sikap kecuali ikhlas dan Ridha dan mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, sesungguhnya kami ini milik Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada Allah jualah.

 

Wallahu'alam Bis-Shawab...

SF/TimRed Wahana


ARTIKEL TERKAIT

Wahana Haji Umrah
Wahana Haji Umrah